Tangisan Pertama

Awal tahun 2016, aku bersyukur mendapat kabar permohonan beasiswa ku diterima. Itu adalah beasiswa pertamaku, tentu aku langsung mengabarkan hal itu pada orang tua. Uang dari beasiswa itu aku katakan sangat besar karena sebelumnya belum pernah pegang uang nominal besar.Sehingga aku berkata 2016 ini adalah tahun dengan awal yang baik.

Bulan Februari tiba dengan sejuta kejutan yang tidak ingin aku terima. Bulan ini punya 3 hari libur berturut-turut. Sabtu-Minggu-Senin, aku sekeluarga pergi berlibur dan kejutan aku dapat selepas pergi dari Garut.

Aku menyesal tidak bisa memanfaatkan apa yang diberikan oleh Alloh secara maksimal. Semua memang masih baik, tapi aku selalu menangis ketika khayalan masa depan tertawa jahat berputar di pikiran. Aku ingin semua kembali baik sebelum orang tua ku menyadari karena aku tidak akan mengatakan apa pun pada mereka. Kuharap pemandangan dunia akan selalu terlihat sampai aku menutup mata. Cantiknya mamah, tampannya papah dan manisnya adik perempuanku selalu tersimpan dalam memori.

Semua masih baik-baik saja,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s