Analisis Sebuah Cerpen dari Lapis Bentuk dan Lapis Makna

Dalam sebuah cerpen memiliki unsur instrinsik dan ekstrinsik, memang betul. Tapi Fazriyah ketika belajar mata kuliah Apresiasi Prosa Fiksi, sebuah cerpen memiliki 2 lapis yaitu Lapis Bentuk dan Lapis Makna.

Ketika proses analisis, menentukan unsur dari lapis bentuk dan makna lebih sulit dari menentukan unsur instrinsik dan ekstrinsik.

Apa bedanya?

Lapis bentuk adalah unsur  yang menjadi pembentuk dalam sebuah cerpen. Atau Fazriyah lebih simple bahwa lapis bentuk itu unsur tampak/ terlihat dari cerpen.

  1. Satuan Peristiwa
  2. Tahapan Alur
  3. Jenis Konflik
  4. Latar
  5. Jenis Plot
  6. Cara pengarang mengakhiri kisah
  7. Titik Kisah

Ke-7n unsur dari lapis bentuk ini dapat dicari dengan membaca cerpen tersebut dengan teliti.

Berbeda dengan Lapis Makna,

Lapis makna, singkat pengertian dari Fazriyah adalah unsur yang harus membutuhkan daya nalar ketika proses pencariannya.

Agak ribet ya kata-katanya>

Dalam lapis makna ada:

  1. Pembayangan
  2. Tegangan
  3. Nada (Tone) : Sikap pengarang kepada objek karangannya
  4. Suasana : Sikap pembaca setelah membaca cerpen
  5. Tema
  6. Gaya Bahasa
  7. Amanat atau pesan

Untuk contoh analisisnya, kapan-kapan Fazriyah bagikan di blog.

Selalu belajar sastra Indonesia!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s